You are here::
 
 

Aqidah

Siapakah Wali Allah?

E-mailCetakPDF

Ketika disebut kata wali maka yang langsung terbayang dalam benak kita adalah suatu keanehan, ke-nyleneh-an, dan kedigdayaan. Itulah yang dapat ditangkap dari pemahaman masyarakat terhadap wali ini. Maka bila ada orang yang bertingkah aneh, apalagi kalau sudah dikenal sebagai kyai, mempunyai indera keenam sehingga mengerti semua yang belum terjadi, segera disebut sebagai wali. Bahkan ada juga yang disebut sebagai wali, padahal sering meninggalkan shalat wajib. Ketika ditanyakan, dia menjawab: “Kami kan sudah sampai tingkat ma’rifa,t jadi tidak apa-apa tidak mengerjakannya. Sedangkan shalat itu bagi yang masih taraf syari’at.” Lalu siapakah wali Allah yang sebenarnya?

Selengkapnya

Syirik yang Sering Diucapkan

E-mailCetakPDF

Kaum muslimin yang semoga selalu mendapatkan taufiq Allah Ta’ala. Kita semua telah mengetahui bahwa Allah adalah satu-satunya Rabb (Tuhan) alam semesta, Yang menciptakan kita dan orang-orang sebelum kita, Yang menjadikan bumi sebagai hamparan untuk kita mencari nafkah, dan Yang menurunkan hujan untuk menyuburkan tanaman sebagai rizki bagi kita. Setelah kita mengetahui demikian, hendaklah kita hanya beribadah kepada Allah semata dan tidak menjadikan bagi-Nya tandingan/sekutu dalam beribadah. Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (Al Baqarah [2]: 22)

Selengkapnya

3 Pertanyaan Kubur yang Menanti Kita

E-mailCetakPDF

Di alam kubur setiap orang akan menghadapi ujian yang berat. Yang bisa menghadapi ujian tersebut dengan mudah hanyalah orang beriman karena benar-benar Allah akan meneguhkan mereka. Sedangkan orang kafir dan munafik tidak bisa lulus dari ujian tersebut. Di alam kubur akan ditanyakan tiga perkara mendasar, yaitu siapa Rabb kita, siapa Nabi kita, apa agama kita. Kita menilai pasti kita akan mudah menjawabnya. Namun jangan salah, yang bisa menjawabnya dengan mudah hanyalah orang beriman yang Allah teguhkan imannya.

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 30 Desember 2011 11:04Selengkapnya

Perayaan Natal Berasal dari Ritual Penyembahan Berhala

E-mailCetakPDF

Banyak kaum muslimin yang tidak mengetahui realita dari sejarah kelam natal. Mereka tidak mengerti bahwasanya perayaan natal dahulu berasal dari perayaan penyembahan terhadap berhala. Namun demikianlah banyak yang sudah turut merayakan dan memberi ucapan selamat. Sayang seribu sayang. Itu tanda kurangnya iman dan enggan menelaah Islam lebih jauh. Berikut remajaislam.com sajikan mengenai sejarah natal yang disampaikan oleh Ibu Irene Handono, muallaf dan mantan aktivis Kristiani.

Selengkapnya

Hal 1 dari 5